Sabtu, 29 November 2014

Apa itu Kurikulum? Pahami Definisi dan Fungsi Kurikulum


        Tahun 2013 kemarin, terjadi perubahan sistem pendidikan di Indonesia yaitu adanya perubahan Kurikulum. Dari yang sebelumnya Kurikulum Tahun 2006 (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan) menjadi Kurikulum Tahun 2013. Tidak heran, di Indonesia memang sering terjadi perubahan kurikulum. Kurang lebih sudah terjadi Sembilan kali perubahan kurikulum di Indonesia ini, mulai dari Kurikulum tahun 1947, sampai Kurikulum tahun 2013 saat ini. Hal tersebut terjadi karena perkembangan masyarakat yang dinamis, sehingga perlu penyesuaian dalam penerapan kurikulum.

       Namun, pada kesempatan kali ini kita akan membahas hal-hal yang mendasar mengenai kurikulum. Apa masih ada yang belum mengetahui, apa itu kurikulum? Terlalu jauh jika kita membahas mengenai “perbandingan kurikulum” dan “analisis terhadap kurikulum” jika kita tidak mengetahui terlebih dahulu “apa itu kurikulum”.
         
       Istilah kurikulum (curriculum) berasal dari kata curir (pelari) dan curere (tempat berpacu). Pada awalnya digunakan dalam dunia olahraga. Pada saat itu kurikulum diartikan sebagai jarak yang harus ditempuh oleh seorang pelari dari start sampai finish untuk memperoleh medali/penghargaan. Kemudian, pengertian tersebut diterapkan ke dalam dunia pendidikan menjadi sebuah mata pelajaran (subject) yang harus ditempuh seseorang siswa dari awal sampai akhir program pelajaran untuk memperoleh penghargaan dalam bentuk ijazah.
Dari pengertian tersebut, ada dua hal yang terkandung dalam kurikulum, yakni:
1. Adanya mata pelajaran yang harus ditempuh oleh siswa, dan;
2. Tujuan utamanya yaitu untuk memperoleh ijazah.

       Pengertian kurikulum tersebut tidak bisa dijadikan sebagai pedoman apa itu kurikulum, karena pengertian kurikulum senantiasa berkembang terus sejalan dengan perkembangan teori dan praktik pendidikan. Dengan beragamnya pendapat mengenai pengertian kurikulum, maka secara teoretis kita agak sulit menentukan suatu pengertian yang dapat merangkum semua pendapat para ahli.

Berdasarkan hasil kajian, diperoleh beberapa dimensi pengertian kurikulum:
1. Kurikulum sebagai Sistem
Kurikulum sebagai rencana kegiatan belajar bagi siswa di sekolah.
2. Kurikulum sebagai Subtansi
Kurikulum sebagai bagian dari sistem persekolahan, pendidikan, bahkan masyarakat
3. Kurikulum sebagai Bidang Studi
Kurikulum sebagai Bidang Studi yaitu bidang studi kurikulum, yang merupakan kajian para ahli kurikulum dan ahli pendidikan dan pengajaran.

        Setelah mengetahui secara singkat kurikulum. Maka kita akan mengetahui fungsi kurikulum bagi guru siswa, kepala sekolah/pengawas, orang tua, dan masyarakat. Bagi guru, kurikulum berfungsi sebagai pedoman dalam melaksanakan proses pembelajaran. Bagi kepala sekolah dan pengawas, kurikulum berfungsi sebagai pedoman dalam melaksanakan supervisi atau pengawasan. Bagi orang tua, kurikulum berfungsi sebagai pedoman dalam membimbing anak  belajar di rumah. Bagi masyarakat, kurikulum berfungsi sebagai pedoman untuk memberikan bantuan bagi terselenggaranya proses pendidikan di sekolah. Sedangkan bagi siswa, kurikulum berfungsi sebagai pedoman belajar. Termasuk bagi kami “GMPrivat” sebagai Lembaga Pendidikan Informal, kurikulum berfungsi sebagai pedoman dalam kegiatan belajar mengajar (KBM) guru dan murid agar kami dapat memberikan pelayanan yang optimal sesuai dengan apa yang dibutuhkan dan diharapkan oleh orangtua dan murid. Semoga bermanfaat. (Oki/“GMPrivat”)

Sumber Rujukan:
Tim Pengembangan MKDP. 2012. Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: Rajawali Pers.



Representative Office:
Les Privat Bandung
Growth Mindset Private (GMPrivat)
Jl. Terusan Kopo km.14. Komp. Gandasoli Indah C.21, Bandung 40971
Telp/SMS : 0852 943 50 600
Line ID : gmprivat
WhatsApp : 0852 943 50 600 ( klik disini untuk chat langsung dg CS )
Email : privategrowthmindset@gmail.com
Instagram : @eduquotes
Facebook : growthmindsetprivat

Twitter Delicious Facebook Stumbleupon Favorites More